Bab 6 :
Melakukan
Perawatan Periferal
1. Menyiapkan perbaikan
periferal
Periferal komputer merupakan peralatan pendukung
dari sebuah PC. Terkadang periferal tersebut tidak bekerja sebagaimana
fungsinya atau rusak. Untuk itu perlu dilakukan perbaikan pada periferal
tersebut. Sebelum melakukan perbaikan, perlu disusun langkahlangkah persiapan
perbaikan sebagai berikut :
§ Mempersiapkan alat-alat
bantu yang digunakan untuk perbaikan,
§ Mendiagnosa
kerusakan-kerusakan yang terjadi,
§ Menemukan bagaimana cara
melakukan perbaikan periferal tersebut,
§
Melakukan perbaikan periferal
Sedangkan untuk melakukan
perbaikan periferal, dibutuhkan beberapa alat bantu atau tools-kit sebagai
berikut :
§ Obeng
§ Tang
§ Kuas
§ Kain kering atau tisu dan
cairan pembersih
§
Penyedot debu mini / vacum cleaner
1) Peralatan yang dibutuhkan untuk
perbaikan periferal:
a) Kuas
Kuas digunakan untuk membersihkan komponen
periferal dari debu dan kotoran-kotoran yang menyebabkan kerusakan. Karena
masalah kotoran seringkali menjadi penyebab periferal tidak dapat berfungsi
lagi dengan baik.
b) Penyedot debu mini
Penyedot debu mini fungsinya hampir sama dengan
kuas, yaitu untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada periferal. Pada
ujung penyedot debu mini dilengkapi dengan sikat dengan ukuran yang beragam dimaksudkan
untuk disesuaikan luas sempitnya sudut-sudut pada periferal. Alat ini sangat
tepat digunakan untuk membersihkan kotoran yang terdapat pada keyboard,
fentilasi udara pada monitor dan pada fan.
c) Kain kering atau tisu dan cairan pembersih
Kain kering atau tisu digunakan untuk membersihkan
kotoran yang mungkin sangat sulit untuk dibersihkan dengan memakai kuas atau
vacum cleaner. Kotoran atau debu yang sangat tebal dapat menghambat kinerja
periferal. Tisu juga dapat digunakan untuk memperlancar aliran tinta pada
cartridge printer injek, karena sifatnya yang mudah menyerap cairan. Sedangkan
cairan pembersih dapat digunakan untuk membersihkan layar monitor, casing, body
monitor, dan body printer.
2) Troubleshooting pada
periferal akibat kurang menjaga kebersihan
komponen
Debu merupakan salah satu jenis kotoran yang
terdapat pada periferal komputer. Debu dapat masuk kedalam komponen yang berada
di luar atau akibat dari fan yang menyedot udara. Debu-debu ini akan sangat mengganggu
fungsi dari sebuah periferal, karena debu dapat menghalangi arus listrik. Tinta
atau kotoran cair yang berasal dari minuman juga sangat sering terjadi dan
menyebabkan masalah pada periferal komputer. Berikut jenis masalah yang timbul
pada beberapa periferal komputer:
a) Keyboard.
Debu dan kotoran dapat
masuk ke dalam keyboard melalui sela-sela tombol pada keyboard. Debu dan
kotoran akan menumpuk menjadi banyak dan mengeras sehingga akan mengganggu
kenyamanan dalam menekan tombol atau tombol keyboard akan menjadi keras. Selain
debu dan kotoran padat, kotoran jenis cair juga sangat sering terjadi. Minuman
yang tumpah merupakan penyebab yang sering terjadi yang membuat keyboard macet,
tombol seperti terpencet terus, dan juga dapat terjadi hubung pendek yang dapat
mengakibatkan keyboard tak dapat dipakai kembali, dan yang paling parah
menyebabkan port PS/2 pada motherboard rusak.
b) Monitor
Debu pada monitor akan
membuat layar buram dan jika debu tersebut sudah menempel pada layar kemudian
cara membersihkannya tidak benar dapat menggores layar monitor. Selain pada
layar, debu juga dapat menutupi fentilasi udara pada monitor yang akan
menimbulkan panas yang berlebihan pada monitor. Untuk kotoran cair yang masuk
ke dalam monitor dapat mengakibatkan kerusakan monitor.
c) Fan
Debu pada fan sangat
sering dijumpai jika periferal komputer terletak pada ruang terbuka atau banyak
debu. Karena debu ini akan tersedot oleh fan casing maupun fan periferal yang
lain. Debu ini akan menghambat putaran fan jika telah menempel pada poros dari
fan tersebut.
d) Printer
Printer merupakan
periferal komputer yang sangat rawan terkena kotoran baik cair maupun debu.
Untuk debu akan berakibat roller pemutar kertas menjadi terhambat hal ini
terjadi jika debu sudah menumpuk terlalu banyak. Sedangkan untuk kotoran cair
disebabkan oleh tinta yang tumpah. Selain akan mengotori printer tinta dapat mengotori
head atupun catridge. Perlu diketahui bahwa catriadge merupakan komponen yang
sangat rawan, sehingga trouble yang paling parah adalah catridge mati merupakan
kasus yang sering terjadi akibat tinta yang berlebihan.
e) Mouse
Mouse merupakan periferal paling rawan terhadap
debu, terutama mouse yang masih menggunakan bola. Mouse bersentuhan langsung dengan
alas (mousepad) dimana alas tersebut merupakan sumber debu. Jika debu telah
banyak yang menempel pada mouse, maka gerakan bola tidak normal, dapat dilihat
dari gerak kursor yang meloncat - loncat ataupun dirasa sangat lambat. Hal ini
akan membuat mouse sulit diarahkan.
2.
Melakukan perawatan periferal
Untuk melakukan pembersihan komponen pada
periferal harus melalui cara atau prosedure tertentu. Prosedur yang diambil
harus disesuakan dengan jenis periferal dan kotoran yang berada pada periferal tersebut.
Berikut langkah-langkah pembersihan komponen periferal :
a) Keyboard
Prosedur membersihkan keyboard dari kotoran cair:
§ Gunakan lap kering atau
tisu untuk membersihkan kotoran cair.
§
Untuk membersihkannya keyboard harus di buka terlebih dahulu.
Pada bagian dalam pada
keyboard harus hati-hati dalam membersihkannya dikarenakan sangat rawan dengan
goresan yang dapat mengakibatkan jalur menjadi putus. Untuk tombol penghantar
dibersihkan satu persatu pada bagian arang atau penghantarnya. Untuk bagian
konektor juga diperiksa terutama kabel, karena kabel sangat kecil dan kabel
keyboard biasanya sangat mudah ke himpit baik meja maupun benda lain. Membersihkan
keyboard dari debu dan kotoran: Gunakan kuas kecil atau vacuum cleaner dengan
ujung sikat yang kecil dan sempit. Sehingga debu atau kotoran dapat mudah tersedot.
b) Mouse
Prosedur membersihkan mouse dari debu :
§ Gunakan lap dan cairan
pembersih kotoran atau debu yang menempel pada bola maupun poros pada mouse.
§ Cairan pembersih digunakan
jika kotoran atau debu yang menempel pada bola atau poros susah dihilangkan.
c) Monitor
Prosedur membersihkan monitor :
§ Gunakan kuas kecil atau
vacum cleaner dengan ujung sikat kecil untuk membersihkan debu.
§ Untuk membersihkan monitor
dari kotoran cair yang menempel pada layar, gunakan cairan pembersih kemudian
dilap dengan kain kering. Terutama pada bagian sudut dari layar.
d) Printer
Permasalahan pada printer
sering diakibatkan oleh tinta yang tumpah dan debu yang menghambat pada roller
pemutar kertas. Untuk tinta yang menempel pada body atau case printer cukup
dibersihkan dengan kain lembab. Sedangkan untuk tinta yang meluap atau tumpah pada
bagian dalam perlu digunakan tisu yang lembut dan mudah meresap cairan. Pada
head print perlu kehati-hatian dalam mengusapkan tisu, jangan pernah menyentuh
mata head dengan tangan karena akan membuat korosi pada mata head printer.
Prosedur perawatan printer :
§ Gunakan kain lembab untuk
membersihkan printer. Jangan menggunakan cairan yang mudah terbakar seperti
alkohol, bensin atau thinner. Bila cairan yang mudah terbakar berhubungan dengan
komponen elektrik di dalam printer maka dapat mengakibatkan kebakaran atau
hubung singkat. Selalu lepaskan printer dari stop kontak pada saat printer
dibersihkan.
§ Jangan meletakkan printer
di tempat yang tidak stabil atau mudah terkena getaran atau goncangan. Printer
dapat terjatuh dan mengalami kerusakan.
§ Jangan meletakkan printer
di tempat yang lembab atau berdebu, yang langsung terkena matahari atau dekat
dengan sumber panas atau api.
Korosi pada periferal
komputer
Korosi pada komponen
periferal komputer jarang sekali terjadi, umumnya hanya terjadi pada printer.
Dikarenakan bahan dari periferal komputer umumnya terbuat dari bahan anti
korosi. Sehingga untuk jenis korosi pada periferal komputer hanya berupa:
korosi pada logam, iasanya terletak pada mat head atau konektor yang
diakibatkan tersentuh oleh tangan yang berkeringat. Korosi ini akan berakibat mengurangi
daya hantar konektor sehingga dapat mengganggu periferal.
3. Memeriksa hasil perawatan periferal
1) Tool yang digunakan utuk mengecek periferal
Windows banyak menyediakan
tool untuk mengecek periferal yang terpasang dalam komputer, walaupun banyak
juga tool yang disertakan dari vendornya untuk mengecek periferal tersebut.
Berikut beberapa tool yang digunakan untuk
mengecek periferal :
a) Device Manager
Device manager digunakan
untuk mengetahui keadaan secara menyeluruh. Untuk menampilkannya: klik kanan
pada my computer→properties, kemudian pilih tab hardware →device manager.
Dari tampilan Device
manager dapat diketahui semua hardware yang terpasang pada PC. Tool ini dapat
digunakan untuk disable/enable hardware yang dipasang dan juga untuk uninstall
driver maupun update driver. Device manager juga dapat memberikan informasi
apakah periferal tersebut sudah terinstall drivernya dengan baik atau belum.
Apabila periferal tersebut belum terinstall dengan sempurna, maka akan terdapat
simbol “!” pada periferal tersebut.
b) System Information
System information
digunakan untuk mengetahui informasi bagian hardware. Untuk memanggil tool ini
klik start→program→acessories→ system tools→system information.
Tool System information ini
dilengkapi dengan fungsi cari yang berfungsi untuk memudahkan pencarian
komponen dalam komputer. Selain itu tool ini dilengkapi juga dengan fasilitas
yang mampu digunakan untuk mendiagnosa jaringan, hardware dan file system.
c) Direct X
DirectX merupakan tool
bawaan windows yang digunakan untuk mendiagnosa semua hardware yang berhubungan
dengan grafis, network dan multimedia. Tool DirectX dapat juga dipanggil dari
tool system information. DirectX mampu mendiagnosis system, display monitor,
sound, music, input, dan network. Tool ini dilengkapi dangan feature-feature acceleration
untuk meningkatkan performance dari fungsi periferal.
Tampilan tool DirectX
terdiri dari tiga bagian yaitu Device, driver, feature dan note. Pada bagian
device berisi nama dari periferal yang terpasang. Untuk driver berisi tentang
driver yang dipakai meliputi versi dan vendor pembuatnya. Sedangkan untuk note
adalah berupa log yang menerangkan kondisi dari periferal, apakah ada konflik
atau tidak. Dengan tool DirextX dapat diketahui ada tidaknya trouble pada periferal
yang terpasang. Tool ini sangat mudah digunakan untuk mengetes kemampuan
resolusi monitor, kemampuan dukungan 3D.
d) Printer Tool
Tool yang digunakan untuk
perawatan printer dapat menggunakan software dari vendornya. Penjelasan dalam
modul ini menggunakan printer dengan merk Cannon S200Spx. Berikut tool yang
digunakan untuk mendiagnosis printer.
§ Cleaning dan deep cleaning
digunakan
untuk membersihkan head dari tinta yang menghambat jarum head printer.
Perbedaan cleaning dan deep cleaning adalah dari kadar pembersihannya. Untuk
deep cleaning lebih bersih dan lebih maximal dalam membersihkan jarum head
printer.
§ Nozzle check digunakan untuk mengecek
pola dari head printer, cara ini digunakan jika pola printer mengalami
permasalahan.
§ Print Head alinggment digunakan untuk
memperbaiki posisi head printer jika mengalami penyimpangan. Jika posisi head
tidak dibenahi maka dalam mencetak garis mengalami penyimpangan. Begitu juga untuk
hasil cetakan warna ,jika tidak dilakuakan pembenahan alignment-nya, kualitas
warna akan menjadi jelek.
§ Ink Counter Reset, digunakan untuk mereset
indicator tinta agar penuh kembali. Tool ini digunakan apabila telah dilakukan
pengisian tinta. Sebagai catatan jika setiap mengisi tinta diusahakan sampai penuh
benar sehingga indicator akan bekerja dengan tepat. Saat mengaktifkan opsi ini
pastikan printer dalam keadan on.
§ Low Ink Warning Setting digunakan untuk
menampilkan pesan atau warning jika kondisi tinta hampir habis. Opsi sangat
penting Karena akan memberi tahu kondisi tinta, langkah ini merupakan langkah
preventif yang digunakan untuk mencegah kerusakan catridge yang diakibatkan
karena kehabisan tinta.
§ Customs Setting digunakan untuk operation
mode printer dalam mengatur lama tidaknya waktu tunggu sampai tinta kering. Hal
ini dimaksudkan untuk mengatur kecepatan mencetak untuk tiap lembarnya jika
waktu pengeringan tinta di percepat. Namun hal ini akan berakibat kertas
menjadi kotor karena proses pengeringan belum selesai maka perlu ditambah waktu
untuk melakukan pengeringan dengan menggeser slide bar ke kanan maka waktu
tunggu pengeringan tinta akan semakin lama atau lebih kering.